I think of you.
In my heart, in my mind, I think of you.
As i'm leaving, still, is it possible?
I think!
Seeing is believing,
I guess it could be true...
but I wonder if me seeing you is real.
You seemed like an angel in this dark world of mine,
not knowing what is there.
Dangerously close to me,
i've never felt this way.
In my heart you'll always be;
a piece of it,
you've taken away.
My timid feelings I try and hide,
I hope they won't show through,
because i'm afraid to push you away,
but really, I do love you.
Trust me when I say this,
it's not been said in vain,
I love you, and when you're not around,
my sanity, i'll try to maintain.
Your everything I could ever want,
I'm thrilled to call you mine,
you let me get way out of hand,
but keep me right in line.
The words i'm hearing now cannot exsist,
I can't think straight right now,
the words you say,
you must resist.
It's killing me now.
Lost in words,
my will is strong.
I may be lost in words flowing out,
But I know i'll win this battle,
somehow.
You talk to me like you know my feelings,
you tease,
making fun of what will never be,
so please,
take your load off somewhere else,
you have no being here.
You've taken my voice, my heart, my soul,
please stop,
your words have taken their toll,
hold off untill you know,
sometimes I don't want you to stay.
I can't hold on, so release my hand,
you don't understand,
and you won't ever see through me,
your cutting off the circulation to my
heart.
Just let it be broken,
not welded together by spaces we can't fill,
parts of a puzzle we can't place,
because at least one piece won't make it;
it will turn to dust and blow away.
Me.
Let it be beautiful,
without a cloud to take the grace,
the sunsets ray of light just fades away,
the same as thoughts that shouldn't be.
You.
Let it be spared,
like a head aginst a bullet,
surrendering their meaningless possesions to what matters most;
when love ends in the sands of time, ends in fragments.
Love.
And let it be forever,
paused in the growth amongst the clovers,
lasting with an ounce of luck I know i'll never have,
dropping with the rain, scattered over earth.
Relations.
You look up and I see you rocking out,
tunes go through your head and I can't figure you out,
I wanna' know what your all about,
just let me in, I know I can deliver.
I'm on a mission to discover,
you left a piece behind to uncover,
you leave traces of empty spaces in my mind,
and now I have to know.
Tell me, do you ever speak of me?
Let them know I was a part of you?
And tell me, do I ever cross your mind,
while the earth trembles with my secret fear,
you'll say no.
So tell me.
I listen to the wind carrying your voice and soul,
longing to hear you sing our song again,
sing to me, I want to know if you're still waiting,
and am I hesitating?
Tell me, do you ever speak of me?
Let them know I was a part of you?
And tell me, do I ever cross your mind,
while the earth trembles with my secret fear,
you'll say no.
So tell me.
by MY FRIEND'S NOTES :)
Friday, April 29, 2011
Thursday, April 28, 2011
Belang, my lovely cat :)
Belang adalah seekor kucing berbulu belang hitam emas. Yang kasih nama dia itu gue. Kisah hidup dia tragis. Saat kecil Belang harus didorong oleh Sam agar bisa turun dari genteng haha. Belang itu lemah. Dia takut sama banyak hal. Itu yang bikin dia gue dan kakak dan adik gue pelihara. Dia lahir pada tahun 2007, dan wafat hari ini :'( jadi umurnya 4 tahun. Banyak hal udah gue laluin sama Belang. Dulu, pas dia masih kecil setiap gue duduk di teras pasti dia naik ke paha gue. Jadi gue mangku dia. Tapi semakin gede dia ga pernah gitu lagi. Dia sering berantem sama kucing kuning dan selalu kalah. Tapi kalo ada orang rumah yang keluar buat menyudahi perkelahian pasti Belang jadi belagu. Dia malah sok ngejar kucing kuning, padahal dia selalu kalah. Terus pernah Belang pup dikeset. Gue ngejar Belang pake sapu ijuk sampe dia kabur ketakutan dan kaki dia berdarah karena kena jendela. Kasian deh. Gue nyesel pernah gituin dia. Belang kalo gue mandiin pasti ngeong-ngeong mulu tapi ga pernah nyakar gue. Terus pernah jendela mobil ga ketutup eh dia setiap malem masuk ke mobil lewat jendela itu. Jadinya pas mobil mau dipake kursinya penuh bulu dia yang hitam emas. Waktu gue libur 3 bulan pas kls 9 dia selalu ada di belakang kursi gue, duduk diatas keset, nemenin gue jadinya gue ga pernah takut. Kalo di dalam rumah Belang duduk di karpet tapi kalo ada orang rumah dia ga berani, jadi dia langsung pergi ke keset hehehe. Setiap gue pulang sekolah abis bilang "assalamualaikum" gue pasti bilang "mana belang?" ya allah sedih banget Belang udah ga ada lagi. Kangen banget pasti sama Belang. Tapi kasian juga kalo dia hidup tapi sakit. Maaf ya Belang atas semua penganiayaan yang gue lakuin ke lo. I love you, Belang.
![]() |
| kiri: belang kanan: putih |
Saturday, March 26, 2011
New Page!
Haloooo blog. Mau kasih tau aja nih, semua cerita-cerita gue yang part.1 sampe 5 udah gue pindahin ke page "STORIES" enjoy! :) :)
Sunday, March 20, 2011
Ulet Bulu Rusuh
klarifikasi-_- tanggal yang bener 18 maret 2011. video asli 3:02 tapi ada beberapa yang gue cut karena ada "umpatan kasar" makasiiih :)
Saturday, March 19, 2011
Bapak-bapak sombong!
Sabtu, 19 maret 2011. Gue berangkat ke TI bareng dita, meidha, angga, julio, amel. Sebelumnya kita ketemuan di sekolah. Dari sekolah kita naik angkot 61. Sebelum naik angkot si julio cerita ada bapak-bapak curcol tentang anaknya yang jago basket sampe menang-menang mulu gitu deh. Eh pas naik angkot 61, ternyata bapak itu satu angkot sama kita. Petama bapak itu nanya julio sekolah dimana. Julio jawab lah di 34. Terus bapaknya diem.
"sayang olahraganya ga bagus. Anak saya di sma X" kata bapak itu. Well, masih bagus sekolah kita deh pokoknya. "padahal banyak beasiswa dari olahraga. Bisa masuk ugm, lumayan kuliah kan mahal"
terus bapak itu liatin gue dan meidha yang make kerudung.
"apalagi yang muslim-muslim kyk gini, yah paling mtq doang"
oke gue mulai panas.
"tapi kan dari prestasi sekolah juga bisa pak, olimpiade2 mata pelajaran" kata gue ga mau kalah.
"iya sih. Kata anak saya matematika itu matimatian" masih berjuang itu bapak. gue tambah sewot
"anak lu aja yang goblok(dalam hati-_-)" gue tarik napas, "tapi kan kita sekolah di 34 pak, berarti secara akademis kita BERKUALITAS!!!"
gue buang muka dan ga mau dengerin tuh bapak-bapak sialan yang banggain anaknya karena jago basket dan ngermehin gue dan kawan-kawan. Lalu bapak itu turun. Woooo! Ngeselin banget. Yang berprestasi anak lu kan bukan lu? Gue sih oke-oke aja kalo lo ga menghina muslim pake kerudung ga bisa berprestasi! Mungkin gue bisa ngefans sama anak lu kalo lo ga sombong dan menghina gue dkk! Liat aja 10 tahun lagi gue jadi apa! Liat nanti siapa yang berhasil! Bapak-bapak sombong, jari tengah buat lo!
"sayang olahraganya ga bagus. Anak saya di sma X" kata bapak itu. Well, masih bagus sekolah kita deh pokoknya. "padahal banyak beasiswa dari olahraga. Bisa masuk ugm, lumayan kuliah kan mahal"
terus bapak itu liatin gue dan meidha yang make kerudung.
"apalagi yang muslim-muslim kyk gini, yah paling mtq doang"
oke gue mulai panas.
"tapi kan dari prestasi sekolah juga bisa pak, olimpiade2 mata pelajaran" kata gue ga mau kalah.
"iya sih. Kata anak saya matematika itu matimatian" masih berjuang itu bapak. gue tambah sewot
"anak lu aja yang goblok(dalam hati-_-)" gue tarik napas, "tapi kan kita sekolah di 34 pak, berarti secara akademis kita BERKUALITAS!!!"
gue buang muka dan ga mau dengerin tuh bapak-bapak sialan yang banggain anaknya karena jago basket dan ngermehin gue dan kawan-kawan. Lalu bapak itu turun. Woooo! Ngeselin banget. Yang berprestasi anak lu kan bukan lu? Gue sih oke-oke aja kalo lo ga menghina muslim pake kerudung ga bisa berprestasi! Mungkin gue bisa ngefans sama anak lu kalo lo ga sombong dan menghina gue dkk! Liat aja 10 tahun lagi gue jadi apa! Liat nanti siapa yang berhasil! Bapak-bapak sombong, jari tengah buat lo!
Wednesday, March 9, 2011
Something
I have something to share. Something which makes me fly and down in the same time. Something is my new friends :) I don't know why but when I with them, I feel comfort and happy. Yeah, Im happy :) something that I've lost in long time. And now, I get it back. So many times we past in laugh, smile, tell story etc. We never stop to talk and talk and talk. They are the reason why I excited go to school. Why I feel monday is the best day ever, when the days off are over and the school's days are coming. Oke mungkin itu lebay. Tetep aja gue sebel sama hari senin hahaha. Butttt I do love them :) :) with all my heart. Really, I do! Ups, I've never said theirs name. They are Rendra, Miranti and Ivan (will be better if we call him BIBIR lol). I know sometimes they got me angry, because they always talked when the teacher were speaking. And lazy! Lazy to do homework. Dan itu menularrrrr! Pas ulangan gue jadi males belajar, jadi nilai gue pas-pasan sedangkan nilai mereka bagus. Sialan kan? That's why I said they make me fly and down in same time. Enough for now, I'll tell you more about them in the next post. See ya :)
Sunday, February 20, 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)
